Epub ↠ Asia as Method ï 344 pages Download ´ Kuan-hsing chen

Ebook Asia as Method

Epub ↠ Asia as Method ï 344 pages Download ´ Kuan-hsing chen ✓ Centering his analysis in the dynamic forces of modern East Asian history Kuan Hsing Chen recasts cultural studies as a politically urgent global endeavor He argues that the intellectual and subjective work of decolonization begun Apan Singapore and mainland China for the past fifteen years As a founding member of the Inter Asia Cultural Studies Society and its journal he has helped to initiate change in the dynamics and intellectual orientation of the region building a network that has facilitated inter Asian connections Asia as Method encapsulates Chen’s vision and activities within the increasingly “inter referencing” East Asian intellectual community and charts necessary new directions for cultural studies Asia sebagai pusat produksi pengetahuan telah menjadi suatu pergerakan yang memunculkan issue akan Asia as Method ini Terdorong dari wacana masa pasca perang dingin dan pasca postkolonial Chen Kuan Hsing ingin mencoba mengangkat dan menganalisa bagaimana kontemporer Asia telah dibentuk dari kejadian diatas dan bagaimana menyampaikan wacana akan keterkaitan dan kesenjangan hubungan kekuasaan global pada Asia itu sendiri Perdebatan akan adanya Asia as Method itu sendiri sudah dimulai sejak tahun 1960 di Jepang Lalu Chen dan beberapa intelektual seperti Wang Hui dari China dan Cho Hee Yeon yang berasal dari South Korea mulai menyuarakan debat akan demokrasi perkembangan dan perubahan sosial di Asia yang terdiri dari berbagai macam suku dan etnisitasChen ingin melihat bagaimana reaksi negara negara dunia ketiga terhadap adanya perang dingin dan bagaimana perang dingin telah membantu membentuk Asia sebagai kesatuan wilayah yang memiliki kesamaan sejarah kolonialisasi dan imperialisasiDalam buku Asia as Method ini juga Chen ingin mengemukakan akan adanya lokal kolonialisasi dan imperialisasi di dalam negara negara Asia itu sendiri Perang dingin berperan aktif dalam jalannya beberapa negara di Asia Timur dan itu adaalah salah satu hal yang juga menunjukkan akan adanya kesenjangan pada pertumbuhan dan pergerakan politik ekonomi dan kebudayaan di beberapa negara tersebut Tujuan Chen adalah mengembangkan proses “self critiue self negation and self rediscovery” pada diri masyarakat khususnya di Asia Chen memulai dengan membuat analisis perbedaan antara kolonialisasi dan imperialisasi Pergerakan Jepang di Taiwan dan Korea bisa diartikan sebagai kolonialisasi tetapi di China dimana secara fisik ataupun kependudukan tidak pernah dijajah oleh Jepang keterlibatan Jepang di negara tersebut bisa didefinisikan sebagai imperialisme Daerah koloni akan dipimpin langsung oleh si penjajah tersebut sementara dalam kasus imperialisme negara yang terimperialisasi mempunyai kekuasaan atas daerahnya itu sendiri Kolonialisasi adalah pengertian akan imperialisasi yang lebih dalam dan dari situ juga bisa disimpulkan bahwa pergerakan deimperialisasi lebih luas dari dekolonialisasi Pada chapter 5 Chen memetakan konstruksi peranan negara dan civil society dalam kegiatan politik di ruang politik negara tersebut Chen berpendapat bahwa perbedaan antara negara dan civil society belum terlalu jelas dan bahwa pada kenyataannya pada beberapa negara di Asia Timur civil society masih menjadi bawahan dari kekuasaan negara tersebut Disinilah keberadaan atas political society merasa menjadi keharusan political society bisa menjadi media atau tempat bagi masyarakat untuk memodifikasi hubungan antara kekuasaan dan kepentingan masyarakatDengan adanya pengertian tersebut Chen bermaksud untuk meningkatkan kesadaran antara sesama wilayah wilayah di Asia yang pernah terkolonisasi Chen mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengadakan inter referencing kepada bangsa bangsa di Asia untuk menganalisa dan lebih terbuka akan transformasi sosial dan perjuangan perjuangan sesama negara di Asia yang bertujuan untuk memperkuat hubungan kekuasaan global antar negara negara tersebut “decolonization is the attempt of the previously colonized to reflectively work out a historical relation with the former colonizer culturally politically and economically This can be a very painful process involving the practice of self critiue self negation and self rediscovery but the desire to form a less coerced and reflexive and dignified subjectivity necessitates it” Salah satu kutipan yang menarik adalah ketika Chen menekankan bahwa salah satu cara untuk menuju dekolonisasi adalah dengan mengikutsertakan proses self critiue self negation dan self rediscovery pada diri individual Bahwasanya niat dan gerakan antara the colonized and the colonizer untuk mengatasi masalah politik dan ekonomi pasca perang adalah sangat diperlukan tapi kesadaran dari diri masing masing untuk bisa lebih fleksibel dan kritis terhadap masalah tersebut

Text ã Asia as Method × Kuan-Hsing Chen

Centering his analysis in the dynamic forces of modern East Asian history Kuan Hsing Chen recasts cultural studies as a politically urgent global endeavor He argues that the intellectual and subjective work of decolonization begun across East Asia after the Second World War was stalled by the cold war At the same time the work of deimperialization became impossible to imagine in imperial centers such as Japan and the United States Chen contends that it is now necessary to resume those task This is a very problematic study of Asian regionalism Attempting to develop a line of theory Chen calls 'Gecolonial Historical Materialism' which is lacking in materialism Chen prescribes for Asia a process of 'decolonisation' 'deimperialisation' and 'de cold war' to break the East Asian countries out of a historically produced enmity which prevents them from forming a cooperative regionWithout any real theory Chen is only able to express his concerns on the most vulgar political level taking such categories as 'imperialism' and 'nation state' as given Thus much of Chen's analysis seems to reproduce the ideology of Japan's East Asian Coprosperity Sphere This is likely due to Chen's neglect of the severe impact Japanese imperialism had on Taiwan and Korea which allows him to suggest simply getting over it to form economic partnerships On the surface his goal is positive but his method amounts to idealistic dreaming not sufficiently grounded in historical conditions

Kuan-Hsing Chen × Asia as Method Reader

Asia as MethodS and that decolonization deimperialization and an intellectual undoing of the cold war must proceed simultaneously Combining postcolonial studies globalization studies and the emerging field of “Asian studies in Asia” he insists that those on both sides of the imperial divide must assess the conduct motives and conseuences of imperial histories Chen is one of the most important intellectuals working in East Asia today; his writing has been influential in Taiwan South Korea Hong Kong J i won’t rate books i read for school but this one was sort of fun to read the discussions it brought on were really insightful